Rozier Perjuangkan Hukum di Tengah Tuduhan Skandal Taruhan

Rozier Perjuangkan Hukum di Tengah Tuduhan Skandal Taruhan

Di tengah kesibukan menjelang Final NBA, situasi hukum Terry Rozier semakin rumit. Pembelaan Rozier sedang berupaya menyesuaikan ketentuan praperadilan sehingga ia dapat berkomunikasi dengan tim Hornets, setelah tuduhan baru dari jaksa. Jim Trusty, kuasa hukumnya, mengajukan perubahan pada 'daftar tanpa kontak' yang diberlakukan pasca penangkapan Rozier. Pekan lalu, jaksa di Brooklyn mengumumkan tuduhan tambahan terhadap Rozier, terkait dengan jaringan taruhan kompleks.

Sebelumnya, Rozier, yang berpindah tim dari Hornets pada 2024, dituduh sengaja bermain di bawah performa untuk memanipulasi hasil taruhan di pertandingan tahun 2023. Penangkapan Rozier terjadi di Florida pada Oktober, terkait dakwaan terhadap enam orang dalam jaringan taruhan nasional. Rozier diduga sengaja mundur dari pertandingan melawan New Orleans Pelicans pada Maret 2023 karena alasan cedera, yang disebut-sebut menguntungkan taruhan tertentu.

Marves Fairley, salah satu pelaku utama dalam skema ini, telah mengakui kesalahannya di Brooklyn. Fairley diduga memberikan uang besar kepada Deniro Laster untuk memperoleh informasi terkait Rozier. Menurut dakwaan baru, Rozier disuap untuk mengurangi waktu bermainnya dalam pertandingan demi kepentingan taruhan. Pada 8 Desember 2025, Rozier muncul di pengadilan federal Brooklyn dan harus mematuhi kondisi pembebasan yang ketat.

Setelah membayar jaminan, daftar tanpa kontak mulai berlaku tiga hari kemudian, termasuk mantan anggota dan staf Hornets, serta tim lainnya seperti Miami Heat. Pembatasan kontak juga mencakup perwakilan perusahaan taruhan seperti FanDuel dan DraftKings. Meskipun telah dilepas Miami Heat, larangan berkomunikasi dengan Hornets masih diberlakukan oleh otoritas, yang berpotensi memengaruhi peluang Rozier kembali ke liga NBA.

Rozier bersama dua orang lainnya didakwa melakukan penipuan terhadap Hornets dan NBA lewat penyuapan. Sehari setelah tuduhan itu diumumkan, NBA menerapkan aturan baru untuk mencegah insiden serupa. Rozier dijadwalkan hadir kembali di pengadilan pada 10 Juni untuk menghadapi tuduhan lebih lanjut ini.